This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Public Health. Show all posts
Showing posts with label Public Health. Show all posts

Wednesday, August 10, 2011

INA-DRGs System For prospective Payment System (PPS) In the Health Financing Reform in Indonesia

   By : Adi Mardika
   Diagnosis Related Groups (DRGs) is a way of payments to health care providers for services provided regardless of the amount of action, but a grouping of medical services into a fee scale according to the disease. The components of cost in preparing the DRGs among others:

    
* Length of hospitalization days for each of the DRGs for both routine and special treatments
    
* Perdiem costs for both routine and special treatments
    
* Estimated cost, support services (laboratory, radiology, anesthesia, and others)

   
Before determining the DRG will be assigned Clinicial Pathway namely the identification of interventions based on the Standard Operating Procedure / Clinical Guidelines, both the nature and amount of use of its resources, from reception to the patient's home. Indonesia has had its 1077 DRG code which is divided in 789 tariff codes for inpatient, 288 for outpatient care .................

Saturday, August 6, 2011

A Collection of Health Management Research (....Part 2)

Here are some results of research / thesis which can be viewed in its entirety (not just abstracts) for free. May be useful for my friends.
 
1. Lost Analysis of Patient in Hospital Outpatient Clinic Pertamina Jaya in 2008

2. Role of Coordination Analysis for Management Information System in Pasar Rebo Hospital Ward at 2009

3. Time Analysis Services Outpatient Prescription Pharmacy In RS Tugu Ibu Depok Hospital, 2009

4. Analysis of Completeness of Medical Records Outpatient Psychiatry in Dr. Marsuki Hospital, 2009

Other research results will be presented in the next post (A Collection of Health Management Research (.... Part 3).
if there is a less obvious / suggestions / criticisms, please leave a comment here.
thank you ..






Correlation dan Simple Regression Analysis

Regression analysis obtained by studying the relationship expressed in mathematical equations that express the functional relationship between the variables. Functional relationship between one predictor variable with a single criterion variable is called a simple regression analysis (single). While the functional relationship that is more than one variable is called multiple regression analysis.
Simple regression performed with the indication:

    
* Studying the effect of independent variable "x" on the dependent variable "y"
    
* The variables x and y interval or ordinal scale
    
* The variable "x" (fixed / random) variable and "y" random variable
Linear regression equation of Y on X defined as follows:

      
Y = a + b X

    
*

      
Description:

      
Y = dependent variable

      
X = independent variable

      
a = intercept

      
b = regression coefficient / slope
      
In the above equation, the value of a and b can be determined as follows :..........
 
   Read More here.

Hopefully helpful !!

Monday, August 1, 2011

Researchs About Health Management

This collection of research on the motivation of nurses in several hospitals in Indonesia. Hopefully

Helpful for friends.

 Download Here :
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7

NB : Before downloading, please disable Block POP-UP in Mozilla Fire Fox way : Tools --> Options --> uncheklist Load image automatically dan  Enabled Javascript

hopefully useful!!

Thursday, April 28, 2011

Malaria Drug Resistance in Indonesia

  Malaria remains a public health problem in Indonesia. Resistance is a major problem in the treatment of malaria. In Indonesia the drug Chloroquine, sulfadoxine-Piremetamin, and Kina have been found resistant to both in-vitro or in in-vivo. Even Resistant III against Chloroquine has been found in 20 province. Mass treatment ever undertaken also aggravate the resistance to anti-malarial drug used. The factors that cause resistance to anti-malarial drugs are biological factors in the presence of gene mutations in pfmdr1 and pfcrt parasites, operational factors drug use, and transmission factors of malaria parasite itself, which resulted in cases of anti-malarial resistance become widespread. Reduction of resistance needs to be done by providing a more reliable health care, socialization to the community, and others which require the government's role as the competent authority so that the cause of the occurrence of resistance can be overcome .........


Monday, April 18, 2011

Ayo Stop Merokok untuk Seks yang Luar Biasa

 
 Jakarta - Merokok tidak hanya membahayakan kesehatan tapi juga kehidupan seks Anda dan pasangan. Berikut ini efek buruk merokok yang bisa mempengaruhi performa saat bercinta.

Dilansir goodinbeds, merokok bisa mengganggu aliran darah ke alat kelamin. Dengan terganggunya aliran darah tersebut bisa membuat gairah wanita maupun pria menurun.

Tak hanya itu, seperti dilansir quitsmokking, nikotin yang terkandung dalam rokok juga bisa menyebabkan menurunya kadar hormon testosteron dalam darah pada pria. Padahal hormon tersebut mempengaruhi kemampuan pria untuk ereksi.

Pada pria, rokok juga bisa membahayakan sperma dan merusak kualitas calon bayi, seperti yang diungkapkan sekelompok peneliti asal Kanada. Menurut penelitian tersebut, rokok berpotensi mengubah rangkaian DNA dari sel sperma. Yang mengejutkan, hal ini juga akan menurun pada calon bayi. Jadi, sebelum Anda menjalankan program kehamilan, sebaiknya bantu suami untuk menghentikan kebiasaan merokoknya dari jauh-jauh hari.

Sedangkan pada wanita, merokok dapat membuat mereka sulit mencapai orgasme. Nikotin yang terkandung di dalam rokok merusak ovarium, menyebabkan ketidaknormalan menstruasi dan mengurangi produksi hormon estrogen. Semua hal itu akhirnya membuat wanita lebih cepat menopause. Efek dari menopuase ini salah satunya adalah keringnya Miss V.

Menurut eHow, nikotin yang ada di dalam rokok juga bisa membuat terjadinya agitasi pada wanita. Agitasi ini dapat mencegah organ seks memproduksi cairan pelumas. Kurangnya cairan pelumas pada Miss V dapat menyebabkan rasa sakit saat pasangan melakukan penetrasi.

Merokok juga bisa berefek pada libido wanita. Jika pasangan dari wanita tersebut bukan perokok, si wanita bisa jadi takut menyebabkan gairah pasangannya menurun, terutama jika dia merokok sebelum bercinta.
 
Source : www.wolipop.com

Saturday, April 9, 2011

Di Filipina, Beli Kondom Tanpa Resep Dokter Dendanya 1 Juta

Manila, Kondom terbukti efektif mencegah penularan penyakit kelamin pada hubungan seks yang tidak aman. Namun demi kepentingan lain, sebuah wilayah di Filipina justru membatasi penggunaannya dengan melarang penjualan kondom tanpa resep dokter.

Sebuah kampung elit bernama Ayala Alabang di Metro Manila, Filipina menerapkan aturan kontroversial tentang penjualan kondom. Dengan dalih moralitas dan pencegahan perilaku seks bebas, pemerintah setempat melarang kondom dan alat kontrasepsi lainnya dijual bebas.

Kondom yang di tempat lain bahkan bisa dengan mudah didapat lewat vending machine (sering disebut ATM kondom), di Ayala Alabang kondom hanya bisa ditebus dengan resep dokter. Nama dokter yang meresepkan berikut nama dan alamat pasien yang akan menggunakan, wajib dicantumkan dengan jelas.

Keseriusan aturan pembatasan kondom ini tampak dari sanksi yang cukup berat bagi yang melanggar. Baik pembeli maupun penjual kondom tanpa resep, bisa dikenai denda US$ 115 atau sekitar Rp 1 juta (kurs 8.800/US$) belum termasuk kurungan selama 1-6 bulan.

Seperti yang terjadi juga di negara lain, kampanye antikondom di Filipina banyak diserukan oleh kalangan agamawan konservatif. Dengan dukungan dari Gereja Katolik, pemerintah Ayala Alabang menilai kondom hanya akan memicu seks pranikah dan kelahiran anak-anak yang tidak memiliki bapak.

Namun di sisi lain, Filipina secara umum sebenarnya tengah menghadapi masalah kepadatan penduduk dengan populasi saat ini mencapai 94 juta jiwa. Laju pertumbuhan penduduk di negara ini tercatat paling tinggi di Asia Tenggara, yakni sekitar 2 persen/tahun.

Seorang pengacara yang mewakili kelompok peduli hak-hak reproduksi perempuan, Clara Rita Padilla menentang kebijakan pemerintah Ayala Alabang tersebut. Menurutnya pemerintah daerah seharusnya menjamin akses seluas-luasnya terhadap alat kontrasepsi, bukan malah membatasi.

"Kebijakan ini melanggar hak-hak reproduksi karena terlalu membatasi akses ke informasi kesehatan reproduksi dan metode-metode kontrasepsi yang legal, aman dan efektif," ujar Padilla seperti dikutip dari Philstar, Minggu (27/2/2011).

Sunday, March 13, 2011

Ada 300 Juta Pria di Dunia yang Bakal Impoten di Tahun 2025


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Disfungsi ereksi atau impoten merupakan salah satu ketakutan terbesar yang dialami pria. Badan Kesehatan dunia (WHO) memperkirakan ada sekitar 300 juta pria di dunia akan mengalami disfungsi ereksi di tahun 2025.

Disfungsi ereksi (DE) adalah ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi penis untuk melakukan sanggama yang memuaskan dan keluhan tersebut menetap selama 3 bulan.

"DE merupakan alarm bagi tubuh pria yang bisa menandakan adanya masalah serius, terutama di pembuluh darah," jelas Dr. dr. Nur Rasyid, SpU (K), Ketua Departemen Urologi FKUI/RSCM, dalam acara Press Conference The 4th Annual Women's Health Expo di FKUI-RSCM, Jakarta, Kamis (17/2/2011).

Dr Rasyid mengatakan, seringkali DE merupakan masalah yang memalukan bagi pria dan kebanyakan pria enggan untuk mengemukakannya atau mencari pertolongan dokter.

"Padahal berdasarkan data WHO dan kepustakaan, pada tahun 1995 diperkirakan terdapat 152 juta pria penderita DE di dunia dan pada tahun 2025 nanti penderitanya akan bertambah menjadi 200 sampai 300 juta," lanjut Dr Rasyid.

Menurut Dr Rasyid, peningkatan tajam jumlah penderita DE ini terkait dengan meningkatnya harapan hidup pria dan juga gaya hidup yang semakin tidak sehat.

Gaya hidup yang buruk sangat mempengaruhi DE, seperti merokok, minum alkohol, narkoba, kurang olahraga, belum lagi yang diakibatkan secara pikiran seperti stres berat, konflik dengan pasangan, rasa bersalah dan lain-lain.

"Pembuluh darah yang ada di penis ukurannya lebih kecil daripada pembuluh darah jantung, maka DE seringkali menjadi alarm untuk kondisi kesehatan pria," jelas Dr Rasyid.

Apabila pria penderita DE segera memeriksakan diri ke dokter, mungkin dokter akan menemukan beberapa penyakit yang dapat menyebabkan DE, seperti diabetes mellitus, kolesterol tinggi, darah tinggi bahkan penyakit jantung yang berbahaya.

"Oleh karena itu, bila pria mengalami DE, sebaiknya segera mencari bantuan dokter untuk mencari faktor-faktor penyebabnya," jelas Dr Rasyid.

Pada pasien dengan keluhan disfungsi ereksi, biasanya dokter akan mencari faktor-faktor yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi dan melakukan koreksi faktor-faktor tersebut.

"Setelah faktor-faktor tersebut dikoreksi, maka bila perlu dapat diberikan obat minum, yang diminum setiap kali akan bersanggama. Bila tidak berhasil dapat digunakan pompa vakum atau obat suntik," jelas Dr Rasyid.

Bila semua itu tidak berhasil, lanjut Dr Rasyid, maka dapat dilakukan prosthesis penis.
 
Source : Detik health

Yang Ditakutkan Pria Ketika Meninggal


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Setiap orang di dunia ini pasti akan meninggal. Tapi bagi kaum laki-laki ada beberapa hal yang ditakutkan atau dikhawatirkan ketika ia meninggal kelak. Apa yang ditakutkan laki-laki jika meninggal?

Kematian adalah suatu proses akhir kehidupan yang dialami semua makhluk hidup hanya saja waktunya berbeda-beda. Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan oleh suatu penyakit, kecelakaan atau sebab lainnya.

Orang yang masih muda atau masih dalam usia produktif umumnya lebih takut meninggal dibanding lansia. Hal ini berdasarkan hasil studi yang dilaporkan dalam Journal of Pain and Symptom Management, seperti dikutip dari Dying.about.com, Jumat (11/3/2011).

Salah satu hal yang ditakutkan laki-laki mengenai kematian adalah karena ia tidak tahu apa yang akan terjadi setelah meninggal. Sama seperti ketakutan yang timbul pada anak-anak saat harus memasuki ruang atau tempat yang gelap. Hal ini karena pada umumnya ketakutan timbul akibat ketidaktahuan.

Sementara itu bagi kaum laki-laki terutama yang sudah menikah dan menjadi kepala keluarga maka banyak hal yang akan ditakutinya ketika meninggal kelak. Hal ini karena ada tanggung jawab yang harus dimilikinya terhadap keluarga.

Kekhawatiran ini umumnya mengenai kelangsungan hidup dari keluarga yang ditinggalkannya seperti istri dan anak-anaknya, terlebih laki-laki identik sebagai orang yang bertanggung jawab secara finansial atau materi.

Kondisi ini akan membuat laki-laki merasa khawatir apakah ia sudah meninggalkan bekal yang cukup untuk kehidupan keluarganya kelak setelah ia meninggal atau belum. Sehingga ia akan bekerja keras agar bisa meninggalkan warisan yang abadi sehingga keluarga yang dicintainya bisa tetap hidup dengan normal.

Namun sebaiknya ketakutan atau kekhawatiran yang dialami tidak mengganggu aktivitas dan kehidupannya sehari-hari. Jika ketakutan yang muncul sudah mengganggu ada kemungkinan seseorang memiliki fobia yang disebut dengan thanatophobia atau necrophobia.

Kematian biasanya ditandai jika jantung sudah tidak bekerja karena secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh serta otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.
 
Source :Detik health

Lidah Buaya Bantu Atasi Diabetes



Selain menyuburkan rambut, lidah buaya juga dikenal berkhasiat untuk mengobati sejumlah penyakit. Di antaranya diabetes melitus dan serangan jantung.
Lidah buaya atau Aloevera adalah salah satu tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman ini sudah digunakan bangsa Samaria sekitar tahun 1875 SM.  Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun 1500 SM. Berkat khasiatnya, masyarakat Mesir kuno menyebutnya sebagai tanaman keabadian.
Seorang peracik obat-obatan tradisional berkebangsaan Yunani bernama Dioscordes, menyebutkan bahwa lidah buaya dapat mengobati berbagai penyakit. Misalnya bisul, kulit memar, pecah-pecah, lecet, rambut rontok, wasir, dan radang tenggorokan.
Dalam laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat, mengatakan bahwa keampuhan lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga.
Makanan kesehatan
Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr Freddy Wilmana MFPM SpFK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya, yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Lidah buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh.
Di antara ke-72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat, antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.
Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. Misalnya, lidah buaya mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin.
Mengandung Antioksidan
Menurut Dr. Freddy, beberapa unsur mineral yang terkandung dalam lidah buaya juga ada yang berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami. Misalnya vitamin C, vitamin E, dan zinc.
Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa dalam Aloevera barbadensis miller terdapat beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan itu berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif.
Lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam lendir lidah buaya terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda.
Selain wasir, lidah buaya bisa mengatasi bengkak sendi pada lutut, batuk, dan luka. Lidah buaya juga membantu mengatasi sembelit atau sulit buang air besar karena lendirnya bersifat pahit dan mengandung laktasit, sehingga merupakan pencahar yang baik.
Sejauh ini, menurut Dr. Freddy, penelitian belum menemukan efek samping penggunaan lidah buaya. Jika ada masalah, itu hanya berupa alergi pada mereka yang belum pernah mengonsumsi lidah buaya.
Yang perlu diingat, menurut Dr. Freddy, sifat tanaman lidah buaya hampir mirip dengan buah apel yang bila habis digigit langsung berwarna cokelat. Hal itu bisa menjadi tanda lidah buaya telah teroksidasi, sehingga beberapa zat yang dikandungnya rusak.

Ramuan lidah buaya
Radang tenggorokan
Cara Meramu: 1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Tambahkan 1 sendok makan madu murni. Minum 3 kali sehari. Ambeien
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dibuang durinya, dicuci, lalu diparut. Beri setengah (1/2) gelas air panas, kemudian peras. Tambahkan 2 sendok makan madu. Dalam keadaan hangat, minum 3 kali sehari. Sembelit
Cara Meramu: Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil-kecil. Seduh dengan setengah (1/2) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari.

Diabetes melitus
Cara Meramu: 2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.

Penurun kadar gula darah
Cara Meramu: 1 pelepah lidah buaya ukuran besar  (kira-kira seukuran telapak tangan) dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam. Remas sebentar lalu bilas di bawah air yang mengalir (air kran). Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak 1/2 gelas, 2 sampai 3 kali sehari.

Penyubur rambut
Cara Meramu: 2 pelepah lidah buaya dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan.

Batuk (yang membandel)
Cara Meramu: 20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2 kali sehari. Ulangi selama 10 hari.

Saturday, March 12, 2011

RS Islam Yarsis Solo Mengaku Bisa Sembuhkan Penyakit Menkes

Ahad, 13 Februari 2011, 14:34 WIB

 
RS Islam Yarsis Solo Mengaku Bisa Sembuhkan Penyakit Menkes
RS Islam Yarsis
SOLO - Masyarakat Indonesia cukup terkejut saat mengetahui Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih diketahui mengidap kanker paru. Tapi lebih mengejutkan lagi bagi Rumah sakit Islam Yarsis Solo saat tahu Menkes memilih berobat ke China, karena RSI Yarsis pun mampu menyembuhkan penyakitnya 100 persen.

Mungkin bukan salah Endang Rahayu jika belum mengetahui bahwa sejak setahun ini RSI Yarsis menjadi satu-satunya rumah sakit di Indonesia yang mampu menangani pasien dengan keluhan kanker paru. Hal ini dikarenakan RSI Yarsis Solo telah memiliki alat untuk melakukan tindakan medis yang disebut cryosurgery atau cryoablasi.

Patut dibanggakan karena selain masih satu-satunya di Indonesia, bahkan teknologi cryosurgery belum dapat dilakukan oleh rumah sakit termahal sekalipun yang ada di negeri tetangga, Malaysia, Singapura maupun Thailand.

Seperti yang dikatakan General Affair Director RSI Yarsis Solo Achmad Rudiyanto, setiap tahun terdapat lebih dari 370 ribu pasien asal Indonesia yang berobat ke Singapura. Belum lagi yang memilih Malaysia dan Cina untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang diidap WNI.

Khusus bagi penderita kanker paru seperti Ibu Menkes, kini cukup melongok ke dalam negeri karena sekalipun berada di kota kecil seperti Solo, namun RSI Yarsis memiliki teknologi medis dan dokter handal bertaraf sekelas rumah sakit khusus kanker Guangzhou di China.

Seperti yang dijelaskan Achmad, di Indonesia saat ini hanya ada satu dokter yang mampu melakukan cryosurgery, yaitu Darmawan Ismail. Kini dokter yang memegang gelar Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskuler ini mengabdikan dirinya di RSI Yarsis Solo. "Tentu untuk melakukan cryosurgery dr. Darmawan dibantu tim dokter spesialis," Achmad menambahkan.

Tindakan cryosurgery harus dilakukan saat terapi bedah kanker tidak dapat dielakkan. Namun dengan cryosurgery, pasien yang takut dibedah tidak perlu khawatir, karena cara kerja alat yang bernilai sangat mahal ini tidak memerlukan tindakan bedah yang menakutkan.

Saat dilakukan cryosurgery, pasien cukup dibius ringan. Selanjutnya, tim dokter akan menusukan jarum khusus (probe) ke sel kanker dengan ketepatan tinggi. Probe yang memiliki saluran di tengahnya ini seperti selang terhubung dengan mesin cryo yang akan mengalirkan gas pendingin (gas argon) untuk membekukan sel kanker hingga suhu minus 40-160 derajat.

"Sel kanker yang beku akan tampak seperti bola es. Pembekuan ini akan mematikan sel kanker," singkat Achmad. Sel kanker yang telah mati dan membeku selanjutnya dialirkan gas helium melalui probe secara perlahan. Tanpa ada satu jaringan pun yang diangkat dari tubuh pasien, pembedahan kecil selesai dilakukan.

Kabar gembiranya adalah, tindakan cryosurgery dapat dilakukan bagi semua tipe kanker, mulai dari kanker hati, ginjal, pankreas, payudara, sarcoma pada tulang, prostat, kulit, melanoma yang terlokalisir, kepala dan leher, myoma dan jaringan lunak lainnya.

RSI Yarsis menjamin bahwa teknik cryosurgery memiliki tingkat keberhasilan hingga 95 persen. Untuk pasien penderita kanker stadium tiga dan empat tentu sangat disarankan memilih cryosurgery karena teknik ini pun mampu meminimalkan efek sampingan kerusakan jaringan di sekitar kanker.

Teknologi cryosurgery telah mulai dilakukan dibanyak rumah sakit di negeri barat dan belakang telah diterapkan di China, itulah mengapa Ibu Menkes memilih berobat ke negeri tirai bambu tersebut. Tapi mengapa berobat jauh lebih mahal ke China jika anak negeri pun mampu memberikan kesembuhan yang sama dengan harga yang lebih terjangkau. Informasi lengkap tentang cryosurgery bisa didapatkan di Avicenna Lung Cancer di nomor telepon (0271) 710571.

Menkes Kritik Kinerja Perhimpunan Konselor HIV

Kamis, 10 Maret 2011

DENPASAR--Pembukaan Musyawarah Nasional kedua Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) di Nusa Dua, Bali, Kamis, disambut kritik dari Menteri Kesehatan Endang R Sedyaningsih terkait kinerja organisasi tersebut. Kritikan tersebut muncul setelah Menkes mendengarkan laporan panitia yang disampaikan dr Diah Setia Utami, Sp.KJ, MARS selaku Ketua Umum PKVHI terkait dengan data penderita HIV yang telah melakukan konseling dan tes (VCT) pada 2010.

Menurut Diah, selama 2010 hanya ada 192.076 orang yang melakukan tes HIV di layanan VCT. Data tersebut jauh dari yang ditargetkan Kemenkes 300.000 orang. Padahal, PKHVI telah memiliki lebih dari 2.000 orang yang terlatih untuk menjadi konselor VCT HIV dan sudah tersedia 388 klinik VCT aktif yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Kritik dari Menkes muncul, mengingat permasalahan HIV/AIDS di Indonesia sejak 10 tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurut Menkes Endang R Sedyaningsih, berdasarkan estimasi ODHA (orang dengan HIV/AIDS), jumlah populasi rawan tertular HIV mencapai 6,3 juta orang.

Namun dari jumlah tersebut sampai Desember 2010 yang melakukan konseling dan tes sebanyak 535.943 orang dengan hasil HIV positif tercatat 55.848 orang. Berdasarkan data tersebut, cakupan konseling dan tes HIV yang dilakukan pada populasi rawan secara kumulatif di bawah 10 persen.

Oleh karena itu, PKVHI sebagai organisasi yang menaungi para konselor HIV di Indonesia diminta membantu optimalisasi layanan konseling dan tes serta berkontribusi dalam perubahan perilaku masyarakat untuk dapat mengendalikan penyebaran HIV/AIDS. Penanganan HIV di Indonesia, katanya, telah tertuang dalam RPJMN, Renstra Kemkes dan MDG?s, terutama dalam "goal" yang keenam, yakni terkait dengan pengendalikan penularan HIV, malaria, TB dan penyakit menular lainnya.

Terkait dengan hal itu, menurut Menkes, pemerintah juga telah menjabarkan dalam Inpres No.1 tahun 2010 yang disusul dengan Inpres No.3 tahun 2010 dengan salah satu indikatornya adalah jumlah orang yang dikonseling dan dites HIV. Untuk membantu pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) tersebut, maka sesuai dengan AD/ART organisasi, PKVHI menggelar munas kedua, 9-12 Maret 2011.

Pertemuan tersebut mengagendakan restrukturisasi pengurus 2011-2014, evaluasi kerja dan perbaikan AD/ART sehingga ke depan PKVHI diharapkan dapat memenuhi target pemerintah dalam menangani HIV.
 
Source : www.republika.co.id

Sunday, January 16, 2011

Going up in the world: The baby born in a hospital lift

Baby Natalya Ionna Bunn is a girl destined to reach the heights - after being born in a LIFT.
The fast-rising tot floored her shocked mum when she came along in the elevator at Norfolk and Norwich University Hospital.
Natalya emerged as mum Suzy Bunn, 29, was due to be induced because she was 11 days overdue.
Suzy Bunn and baby Natalya with her seven-year-old daughter Alanna and husband Jason
Uplifting: Suzy Bunn and baby Natalya with her seven-year-old daughter Alanna and husband Jason
Baby dash: Suzy Bunn felt a contraction as she arrived at the Norfolk and Norwich University Hospital
Baby dash: Suzy Bunn felt a contraction as she arrived at the Norfolk and Norwich University Hospital
The mobility specialist had dashed to hospital with husband Jason, 40, a sales executive, after her waters broke.Then came her uplifting experience.
Suzy, from Mattishall, Norfolk, said: 'We were walking across the hospital car park and I thought she was coming.
'We got in the lift to meet the midwife when I had another contraction.
'As the doors opened, a midwife and a nurse were waiting there with a wheelchair but as I moved to get in it, Natalya was born.
'The midwife managed  to catch the baby just in time.'
Suzy was back home within six hours of giving birth and proudly showed off the new family member to seven-year-old daughter Alanna.
She said: ' Alanna is a very proud big sister and is telling everyone about her baby sister being born in a lift.
'When Natayla gets married it will definitely be something Jason mentions in the speech.'

Saturday, January 15, 2011

Stay Intimate Post-Sex Kama Sutra style

img
Not only gives tips on having sex only style, the book of Kama sutra also contains the rules of post-sexual love. Check out these secrets.
In the Kama sutra, straight to bed after making love is the most rude thing to do. Post-sex activity is also a determinant of a sex feels good and beautiful, as quoted by Health24.
Rather than fall asleep, the book of Kama sutra encourages couples to relax for a moment. When finished having sex, the hormone that makes endhorphin moods and emotions for the better. These hormones also cause feelings of happiness. Therefore, after having sex is a good time for each couple to relax while talking heart to heart. Expressing feelings that had been stored can also be a good choice. Because in this situation, both you and your partner are in good emotional state.
Move the place of a bedroom is not a bad idea. You can just lie down together in the balcony, looking at the beauty of the night. In addition to quiet, according to the book of Kama sutra, this can also make you and your partner desire arise again.
Enjoy a sweet snack such as fruit or chocolate is also highly recommended. Sexual activity and caloric energy spent almost the same as exercising. Nothing wrong to pamper yourself and your partner to enjoy a favorite snack of various post-sex.
The last advice from the book of Kamasutra is cleaned up together. Hot water bath with shower or bathtub will also keep you and your partner intimacy. In addition, your muscles were relaxed. Afterward, you both are ready to rest. (Wolipop)
 

International Hospital The Applicability of the Mandatory List

img
Ministry of Health (Kemenkes) have managed to curb the hospitals that use an international name. As for the hospital which had actually been recognized internationally must state the period of validity of its international status.

"Keep in mind that international accreditation status was no expiration date. If not specified, then the status can be misleading," said Director General of Medical Services Kemenkes, dr Supriyantoro, Sp.P, MARS in the press in Building jumla Kemenkes, Jakarta, Friday (1 / 10 / 2010).
The rules were set forth in Kepmenkes No. 1195 of 2010 on the Institute / Hospital Accreditation Board International Level set on August 23, 2010.
In that decision, the inclusion of international accreditation status must be accompanied by the name of the institution or agency that accredits and expiration date. Without such information, the international term should not be attached to the name of the hospital.
Institutions or entities that conduct accreditation must also be already accredited by the International Society for Quality in Health Care (ISQua). Kemenkes is also currently improving and developing the Commission on Accreditation of Hospitals (KARS) in order to meet the standards ISQua.

dr Supriyantoro recorded to date only 1 hospital that is internationally accredited Siloam Hospital Lippo. Several other hospitals are in the process of accreditation, including the RS and RS Eka Santosa Bandung Pekanbaru.

He also revealed in 2014 targeted at the existing hospital at least 5 that have been internationally accredited. Even with the roadmap plan starting October 18, 2010, he was optimistic that the target will be exceeded.

Wash the Blood and Caesar's Most Covered Jamkesmas

img

Jakarta, type of action most frequently borne Jamkesmas for outpatient hospital is dialysis or dialysis. As for admissions, most often is delivery by cesarean section.
Between January to July 2009, action on the patient's cesarean Jamkesmas dependents, there were 27,355 cases, or about 9.81 percent. This figure is highest than any other action on inpatient services.
Actions for normal deliveries only ranked 5th with 9866 cases, or 3.06 percent. While cesarean delivery with complications accompanied ranks 9th with 6749 cases, or 2.23 percent.
"It should be, normal deliveries do not need to be referred to the hospital. Just in the primary health care center," said Head of Financing and Health Insurance (PPJK) The Ministry of Health, Usman Sumantri in a press conference at the House Kemenkes, Friday (15/10 / 2010).
Usman said the reference to the new maternity hospital is given if there are complications in childbirth. According to him, will not be able to finance Jamkesmas if everyone wants to give birth in hospital.
Meanwhile, for outpatients, the most common action is borne Jamkesmas dialysis for patients with chronic renal failure. Although not undergo hospitalization, such action is done routinely in the long term so that the numbers are very high.
Between January to July 2009, 183,948 cases Jamkesmas finance dialysis or 7.03 percent of the total measures for outpatient care. The next sequence is the act of Vascular ultrasound to monitor blood perdaran, ie, 45 266 cases or 1.73 percent. (AN Uyung P)

Private Hospital Health Center & Palliative Care Must Have

img
(dok. detikcom)

Jakarta, palliative treatment so far only exist in cities and large hospitals only when the citizen is the nearest health care clinic. So that health centers and private hospitals should also have palliative care. 

Palliative care means to alleviate the suffering of the patient is already terminally ill and can not be cured such as cancer, AIDS, diabetes or organ failure. The goal for cancer patients to undergo her final days in a state of delight. 

Palliative care is an effective method in helping patients escape from misery, either persistent pain or other complaints. These conditions will help improve the quality of life of patients and their families. 

Since the year 1992-2010 there is a new palliative care services in 6 major capital of Jakarta, West Java, Yogyakarta, East Java, Bali and South Sulawesi. 

Palliative care is available at most government hospitals such as RS Hasan Sadikin, RSCM, SSR Dharmais, Dr Soetomo, Sanglah Bali, Dr Wahidin Sudirohusodo Dr Sardjito Makassar and Yogyakarta.

"Health Center or private hospitals where health care is most easily accessed by the public and palliative care should also have to be there," explained Dr. Maria Astheria Witjaksono, MPALLC (FU), Head of Unit of Palliative Dharmais Cancer Hospital, in Seminar on World Hospice and Palliative Care Day 2010 in Dharmais Cancer Hospital, Jakarta, Thursday (28/10/2010).

According to Dr. Maria, when health workers are able to provide services peliatif own, then patients with incurable diseases do not need to be referred to a large hospital.
"We are very helpful when health workers at community health centers can provide palliative care. But the obstacles, many doctors are not interested in palliative care," said Dr Maria.
To achieve this goal, Prof. Dr. Dr. Angela Bibiana Maria Tulaar, SpKFR (K), Professor of Faculty of medicine, said there are community organizations Palliative Indonesia (MPI) in collaboration with Yayasan Kanker Indonesia (YKI) duty to disseminate information through seminars palliative such as doctors and other health personnel.
MPI is also preparing guidelines for starting a palliative care, both for the health centers, private hospitals and other health services.
"We hope there is a positive follow-up after the seminar for both health centers and private hospitals can provide palliative care," concludes Prof. Angela
(Merry W)

57 Percent of Hospital in Indonesia Not Accredited

img
Jakarta,
From 1.523 the number of hospitals that exist in Indonesia, there were only 43 percent of accredited hospitals. This means there is 57 percent or more than half of hospitals in Indonesia are not yet accredited.
This was conveyed by Minister of Health Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DrPH Hearing in the event with 25 Winner Best Managers Loving Mother and Baby Hospital in Kemenkes Building, Jakarta, Tuesday (21/12/2010).
"This national accreditation. There are several reasons, one of which according to reports in the field is the high cost to bring to the local assessor, because the hospital does not have enough health workers such as medical specialists, or hospital itself is not active to improve its accreditation,"said Menkes.
"From 1.523 hospitals both public and private, there were only 602 or about 43 percent nationally accredited,"said Kuncoro Adikurjanto, Secretary General of the Directorate General of Medical Services Kemenkes.
To overcome this, Kemenkes continue to make efforts to promote, especially to improve and work on the assessment team.
"Our target for the next 2 years hospital in Indonesia can be largely accredited,"said Menkes.
Hospitals should give priority to patient safety, has a communicative services, has adequate technology.
Indonesia has 2 types of hospitals, the government hospitals and non-government hospitals or so-called private hospitals.
Hospitals including government hospitals are central hospitals, district, attorney, hospital law and human rights, and religious hospitals.
In Indonesia the number of non-governmental hospital more than government hospitals. The number of hospitals the government itself is only about less than 50 percent.
(Merry W.)

Towels 'Nested' in Intestine Women Over 3 Years

img
(Foto: thinkstock)
Chhattisgarh, India, experienced a strange case of Indian women who experience frequent abdominal pain. After surgery, doctors found a towel that was thought to have lodged in his intestines for three years after a caesarean section had ever done.
Towels are lodged in the intestines Sabnam Praveen, 30-year-old woman from Bilaspur, Chhattisgarh, India.

Sabnam brought to Chhattisgarh Institute of Medical Sciences (CIMS) in the city of Bilaspur, Chhattisgarh, having complained of severe abdominal pain that has lasted for three years.

To my great surprise, a team of surgeons led by Dr Neeraj Sindey, performed surgery and found a towel with the parts that have been rotting in the intestines Sabnam.
Husband Sabnam, Nassibuddin, says it has spent more than 100 thousand rupees or more than USD 20 million to travel to various hospitals to find the cause of pain in her stomach, but it proved only vain.

"Most of the money was a loan to get my wife to several hospitals in India," explained Nassibudin, Sabnam husband, as reported by sifynews, Saturday (01/08/2011).

Nassibudin said, in most hospital doctors said that there may be a tumor in her stomach, but doctors in CIMS confirms that there are towels in the intestine Sabnam with a basic set of tests.

Sabnam are still in the surgical ward CIMS, now plans to file a case with a doctor at a hospital in the city of Ambikapur, because she and her husband believe that the doctor had left a towel in his stomach when he did a cesarean section at the end of 2007.
(Merry W)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites